PERSIAPAN TES JLPT N5 TAHUN 2017
Jepang
merupakan salah satu negara maju yang memiliki banyak pengaruh terhadap
Indonesia. Jejak historis Jepang yang pernah ‘menguasai’ tanah air tentunya
sangat membekas bagi rakyat kita. Disisi lain, etos kerja bangsanya serta
budaya pop asal Jepang kini telah terkenal di mata dunia internasional. Oleh
karenanya, bahasa Jepang menjadi salah satu bahasa yang banyak diminati oleh
warga dunia, termasuk di Indonesia untuk dipelajari dan dikuasai.
1.
APA ITU JLPT ?
Kali
ini, gw mau sharing pengalaman pribadi terkait persiapan tes bahasa jepang
tingkat N5 alias tingkat dasar. Japanese
Language Proficency Test atau disingkat JLPT ini merupakan tes kemahiran
bahasa Jepang yang terbagi menjadi 5 level, dimana JLPT N5 merupakan tingkat
yang paling dasar hingga JLPT N1 yang setara dengan kemampuan berbahasa Jepang
selevel dengan native speaker. Secara
garis besar, JLPT memiliki tujuan yang sama seperti TOEFL atau IELTS pada
bahasa inggris, yakni untuk mengukur seberapa jauh penguasaan seseorang
terhadap bahasa tersebut. Namun, salah satu perbedaan yang mencolok bila
dibandingkan dengan TOEFL atau IELTS yakni tes yang ditempuh tidak dibagi
berdasarkan level penguasaan. Sementara itu, JLPT sendiri terdiri dari 5 level
berbeda (N5, N4, N3, N2, N1) dengan harga tes yang berbeda pula. FYI, pada tahun
2014 harga untuk mengikuti tes JLPT N5 sekitar Rp 85.000 ke atas dimana semakin
tinggi tingkatan tesnya (JLPT N3, N2, N1) maka harganya pun semakin naik. Untuk
tahun 2017 ini, gw pikir harga untuk mengikuti tesnya bakalan lebih mahal bila
dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Lokasi
tesnya sendiri hanya dilaksanakan di beberapa kota saja di Indonesia. Untuk
kota Bandung dan beberapa kota besar lain, ujian kemampuan ini hanya
dilaksanakan sekali setahun yakni di awal bulan Desember. Sedangkan untuk kota
Jakarta, tes ini diadakan 2 kali dalam setahun, yaitu di bulan Juli dan
Desember. Untuk pendaftaran dan pembayaran ujian pun hanya bisa dilakukan di
beberapa tempat yang telah ditunjuk sebagai lokasi pendaftaran dan pembelian
formulir. Sepengetahuan gw, beberapa tempat kursus bahasa jepang di kota-kota
besar memiliki jatah beberapa formulir pendaftaran sehingga bagi pendaftar
ujian bisa langsung pantengin website
ataupun menghubungi langsung tempat kursus-kursus tersebut. Oleh karenanya,
sebelum mengikuti tes ini, kalian harus benar-benar mengetahui jadwal
pendaftaran ujian yang bisa diperoleh di website
japan foundation maupun via media sosial lainnya. So, jangan pernah malas
buat mencari informasi !
2.
KENAPA TES JLPT ?
Gw mulai belajar bahasa Jepang semenjak SMA selama
kurang lebih 2 tahun karena memang menjadi mata pelajaran wajib. Namun, bila
dibandingkan bahasa asing lain seperti bahasa Jerman atau Prancis yang memiliki
hurup sejenis indo roman, pembelajar bahasa Jepang mau tak mau harus mulai
menghafal hurup-huruf terlebih dahulu sebelum memahami kalimat utuh, yang
terbagi menjadi 3 jenis huruf antara lain hiragana, katakana dan yang terakhir
dan paling sulit, huruf kanji. Oleh karenanya, bisa dibilang bahasa jepang
merupakan salah satu bahasa yang cukup sulit untuk dipelajari. Sulit bukan
berarti mustahil !
Bagi yang berkeinginan untuk mengikuti JLPT N5, untungnya
huruf kanji yang diuji masih level dasar. Wajar aja saat gw nonton Doraemon dulu,
si Nobita selalu dapet nilai merah pada mata pelajaran kanji. Bahkan native speaker pun terkadang tidak hafal
seluruh bentuk kanji yang jumlahnya ribuan. Dengan memiliki sertifikat ini,
bisa kalian gunakan sebagai bukti bahwa telah menguasai bahasa jepang sesuai
dengan tingkatannya. Sertifikatnya sendiri bisa digunakan untuk melamar
pekerjaan, nilai tambah untuk CV atau bagi yang masih mahasiswa, bisa kalian
lampirkan sebagai persyaratan mengikuti program pertukaran pelajar ke Jepang.
3.
BAGAIMANA PERSIAPAN SEBELUM TES
JLPT ?
Sejauh
ini, gw sendiri berhasil lulus tes baru sampe tingkat N5. Pernah dafrar untuk
N4, namun saat hari H gw berhalangan hadir. Memang masih level cupu namun dengan
adanya sertifikat JLPT ini bisa digunakan sebagai bukti nyata bahwa kita bisa
dan paham bahasa Jepang level dasar. Kali ini gw mau sharing terkait persiapan
gw dalam mengikuti tes bahasa Jepang N5. Buku pegangan gw untuk belajar bahasa
Jepang level N5 adalah “Minna no Nihonggo 1”. Gw dapet buku ini saat ikut
kursus bahasa Jepang di kota Bandung beberapa tahun lalu. Untuk tempat belinya
dimana, gw sendiri kurang tahu pasti karena saat gw coba nyari di toko buku
besar seperti Gra****a ternyata gak pernah ketemu. Mungkin kalo di Bandung,
bisa cari buku ini di sekitaran daerah Palasari. Selain buku pegangan Minna no
Nihonggo, ada baiknya juga memiliki buku latihan tes khusus level N5. Kalo
sekarang (tahun 2017), buku latihan semacam ini sudah banyak beredar di
toko-toko buku besar mulai dari level N5 hingga level N1. Gw sendiri sejujurnya
tidak pernah beli buku ini dikarenakan setelah nyoba-nyoba googling di internet,
gw menemukan banyak banget latihan soal yang bisa diperoleh secara gratis. Jadi,
jangan males buat cari materi latihan yang banyak tersebar di internet sehingga
budget buat belajar bisa ditekan. Hehe. Dari pengalaman gw ikut tes, gw merasa
harus banyak latihan terutama di sesi listening.
Hal ini terbukti dari hasil tes gw dimana pada sesi ini, gw memperoleh nilai
terkecil dibanding nilai pada sesi lainnya. Namun alhamdulillah masih bisa
lolos tesnya.
Untuk itu, ada baiknya teman-teman rajin untuk
melatih telinga dengan mendengarkan percakapan singkat, bisa melalui youtube,
mendengarkan musik ataupun menonton Japanese Drama. GW sendiri menyarankan
untuk menonton drama dibanding anime untuk melatih telinga kita karena biasanya
percakapan di anime tergolong cepat dan non formal. Namun, apapun medianya
selagi kalian niat dan tekun untuk belajar dalam mempersiapkan JLPT N5, pada
akhirnya insya allah pasti bisa lolos tes ini. Untuk kalian yang akan mengikuti
tes JLPT di bulan Juli atau Desember 2017 ini, GOOD LUCK !
Sekian
postingan kali ini semoga bermanfaat ! #TF
Thanks ya :D
BalasHapusSama2. Arigatou udh mampir :)
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusSharing dong kak, kira-kira kesulitan untuk belajarnya apa saja?
BalasHapus